Kamis, 29 Oktober 2009

Kala reply-an mengaburkan makna postingan. Siapa yang harus bertanggung jawab? :)

7 komentar:

  1. Ho'oh... Secara saya adalah salah satu pelaku peroot-an itu...

    *Dgn oot, kita bs tau sejauh mana kreatifitas dan perspektif org menanggapi suatu kasus... Hehe

    BalasHapus
  2. ... dan pastinya setiap orang mempunyai hak suara yang sama atas diri dan tulisan kita ;D

    BalasHapus
  3. dibaca "perut"...
    berarti tukang makan...
    pantesan sama... ^_^

    BalasHapus
  4. Hahahha... Sepertinya dirimu paham sekali dgn diriku. Jadi malu... Jangan sampai yg lain gak tau ttg ini ya fiq... Hihi

    BalasHapus
  5. Sesama apaan? Ada juga jalan sesama ;D

    BalasHapus

Dilarang keras berkomentar yang mengandung unsur saru dan sarkas