Oleh: S.F. Lussy Dwiutami WahyuniSesungguhnya jiwa kami lembut
Kalian cuma butuh senapan waktu yang berpeluru sabar
Dengannya kami tidak akan kembali berbuat onar dan terkapar
Tapi sebaliknya, malah membuat kami jadi sadar
Bahwa sudah seharusnya kami berada di jalan yang benar
Wahai kau aktor peradaban, kami tidak hanya sekedar berkoar
Sumbang memang terdengar, karena kami bernyanyi tanpa repertoar
Tapi jangan jadikan ini sebagai sebuah kelakar
Karena kami memang belum tahu cara berada di jalan yang benar
Wahai kau pelukis perilaku
Apakah kau akan tergugu dengan senjata basimu yang sudah tidak laku
Masihkah kau jadikan keakuanmu sebagai taji untuk berjibaku
Tak perlulah lagi kau gadaikan harga dirimu
Yakinlah bahwa kami masih punya lentera hati tuk sebuah kebenaran sejati
Dan saksikan bahwa hanya untaian doa kebaikanlah yang kan meluncur dari mulut kami dalam membahasakan komunitas jasamu di muka bumi ini
*kala kekerasan mengeragoti dunia pendidikan
Sumber gambar: edy-firmansyah.blogspot.com
Karya yg bagus ;-)
BalasHapusKaryanya tanpa golongan kan mba? Hehe
BalasHapusMakasih sgt bwt apresiasinya bu guru. Jd, saya dpt nilai brapa nih...? ;D
Waduh mba, aku bukan bu guru...tp krn didesak hrs kasih nilai,jd ku nilai Great :-D
BalasHapusOoohhh... Jadi mba mae itu pak guru ya? ;D
BalasHapusCihuuuuyyyy... daku dapat nilai. Tapi, bukannya great itu bukannya alat buat pemantik api bu guru? *itu mah geretan kali... Hehe
Duuh... Kok manggilnya mba2an gini ya. Panggil saya lussy (tanpa) aja, karena di nama saya gak ada unsur mba2nya gtu... Hihi :)
Iya mba lussy (waduh,mae nda biasa klw ga panggil dg sbutan mba untuk yg....)
BalasHapusTerus brkarya mba,berbakat pisan jd puiters (hayah,apa coba)
Kalah tua ya... Kalo mau gak kalah tua pegang bentengnya aja lagi... *emang main bentengan ;D
BalasHapus