Bercerita dengan keramaian pun tidak membantu untuk mengungsikan kangen
Semakin ku menyepi, semakin panjang deretan slide itu terpajang
Semakin ku mencebur di keramaian, semakin menebal saja sketsa cerita yang pernah terajut bersama
Ahhh...
Ternyata historis itu tak jua menipis, meski sering ku tangkis sampai meringis
Ternyata sketsa itu benar-benar tak bisa habis
Malah terus berspektrum membentuk rona yang manis, sehingga membuatku menjadi puitis dan romantis
Ahhh...
Bilakah kebersamaan itu kembali datang?
Bilakah kesempatan itu kan terpampang?
Bilakah keceriaan itu kan tersandang?
Pastilah semua sekat rasa ini akan terbang dan hilang
: saatku merindumu
*satu hal yang bisa menuntaskan rindu, yaitu bertemu
*
kalimat akhirnya.....hmmm
BalasHapusyang dikasih tanda bintang ya?
BalasHapushmmmm... :)
iya...
BalasHapuswallahu alam..semoga tidak salah tangkap
memang yang tertangkap apa dari kalimat tersebut?
BalasHapusgapapa...ga jadi...
BalasHapussemoga diberikan yang terbaik saja...afwan...
yaaaaa.... jadi penasaran ini padahal :)
BalasHapusamin ya rabbal'alamin... ndak pa2 kok... afwan...