Sabtu, 20 November 2010

Badai disimbah pelangi

Kuhantarkan kata ini sampai ke pelupuk matamu
bukan untuk memberatkan matamu
tidak pula untuk menggada kepalamu
hanya ingin sedikit mengabarkan, aku ada di sisimu

silahkan pejamkan matamu
atau kau delete kata-kataku
itu takkan menjadi suatu masalah bagiku
karena kata-kataku sudah kuikhlaskan untukmu
jadi sudah menjadi hakmu lah akan kau apakan kata-kata itu

ku bukan pahlawan
ku juga bukan relawan
ku hanya seorang kawan yang tak rela melihat kau berawan
bila kau tak suka, ku pun akan mundur secara perlahan
tapi ku tetap takkan meninggalkan
doaku, kan kutabur walau dengan pelan

Kuhantarkan kata ini sampai ke pelupuk matamu
bukan untuk memberatkan matamu
tidak pula untuk menggada kepalamu
hanya ingin sedikit mengabarkan, aku ada tuk coba balut resah hatimu

bukannya ku belagu ataupun tak tahu malu
mungkin ini salah satu caraku untuk membuktikan bahwa pertemanan kita tidak semu

kawan,
sendumu lukaku
ceriamu bahagiaku
terlantunkan doa mungil dari bibirku
tuk kebahagiaanmu selalu
: semoga ALLAH segera mengganti badai itu dengan pelangi



4 komentar:

Dilarang keras berkomentar yang mengandung unsur saru dan sarkas