Jumat, 24 Desember 2010

Doa kupun menguap ke langit membentuk gumpalan awan asa dalam dekap skenarioNYA. Tak bosan hati tuk nanti saat2 rinai hujan membasahi tubuh rapuhku. Pun bila nantinya malah petir yang datang mencibir, ku takkan berasa getir, karena ada DIA yang selalu menggiringku pada ruang2 terindah bernama sabar dan shalat... :)

2 komentar:

Dilarang keras berkomentar yang mengandung unsur saru dan sarkas