.post-thumbnail{float:left;margin-right:20px}

Selasa, 15 Juni 2010

dan akupun semakin meluruh

langit sudah semakin gelap
bukan karena langit sudah tak sudi berbagi ceria
tapi dia sedang berempati melihatku berduka

mengapa kau berduka? Tanya langit
tak sanggup ku menjawab
lelehan air mata ini yang akhirnya mereleasekan semua rasa

kau tau wahai langit mengapa ku menangis
aku malu...
Malu dengan apa yang telah kuperbuat selama ini
kau tau, erangan dosa ini terus menguntit, menggeliat dan menguat
menelikung engsel kemanusiaanku
hamba macam apa aku?
apa yang telah kuperbuat, padahal jiwaku telah DIA beli dengan surga
aku malu...
Malu dengan semua yang terlumur
Ya ALLAH izinkan aku mengudarakan doa ini agar tremor di jiwaku tak semakin menghebat
: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan, sesudah Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan kurniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi (kurnia)"


dan air mataku pun semakin luruh dan banjir :'(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dilarang keras berkomentar yang mengandung unsur saru dan sarkas